cool hit counter

PDM Kota Gorontalo - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Gorontalo
.: Home > Berita > MIM Unggulan Kota Gorontalo Perkuat Soft Skill Anak Didik

Homepage

MIM Unggulan Kota Gorontalo Perkuat Soft Skill Anak Didik

Sabtu, 20-02-2016
Dibaca: 857

KOTA GORONGALO - Pendidikan Karakter atau Soft Skill merupakan sistem penanaman nilai-nilai karakter terhadap individu meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan yang disertai dengan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik kepada Allah SWT, diri sendiri dan lingkungan masyarakat. Olehnya, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Unggulan Kota Gorontalo menggelar Inbound Pengembangan Karakter (Soft Skill). Kamis, (19/02) di Graha Misfalah Kota Gorontalo.

 

Uniknya kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas IV, V dan VI, orang tua siswa dan guru-guru di lingkungan MIM Unggulan dengan menghadirkan Motivator terkenal bersertifikat Internasional Dr. H. Sultoni, M.Pd dengan materi motivasi yang diaplikasikan dalam bentuk fun game, musik dan film.

 

Dr. H. Sultoni, M.Pd mengatakan, Penerapan pendidikan karakter atau soft skill bagi anak sangat penting, karena terkati dengan kemampuan mengelola diri sendiri. Banyaknya penelitian mengungkapkan, soft skill memberi kontribusi terhadap kesuksesan seseorang hingga 80 persen dan sekitar 20 persen hard skill.

 

"Kelebihan seseorang kalau tidak disertai dengan karakter yang baik akan merusak dirinya sendiri dan menimbulkan kerugian yang fatal bagi orang lain. Contohnya, seorang ahli akuntansi mempunyai kemampuan menyusun laporan keuangan dengan baik, tetapi jika karakternya jelek, bisa saja kemampuannya disalahgunakan dengan mengakali orang lain bahkan instansi tempat bekerja," urai Dr. H. Sultoni, M.Pd yang juga Owner Indocakti Training & Trainer.

 

Menurutnya pula, penerapan karakter harus dilanjutkan dengan pembiasaan yang kompak dengan tiga unsur penting yakni orang tua, sekolah dan masyarakat, dan seharusnya penerapan karakter harus melibatkan unsur dan tokoh masyarakat seperti Ketua RT/RW, majelis Taklim atau Lurah karena setiap harinya anak beradaptasi dengan lingkungan tempat di mana dia tinggal.

 

"Anak-anak diberikan penguatan tentang bagaimana seharusnya dia mampu memecahkan masalah, bagaimana dengan masa depannya kelak menjadikan anak lebih siap mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi," lanjut Dr. H. Sultoni yang juga Dosen Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

 

Sementara itu, Ketua Dewan Mutu MIM Unggulan Kota Gorontalo yang juga Ketua PW Muhammadiyah Gorontalo Prof. Dr. H. Abd. Kadim Masaong, M.Pd yang hadir sebagai narasumber mengungkapkan, maraknya kasus kekerasan terhadap anak seperti kasus pedofilia serta fenomena LGBT menciptakan kecenderungan tak adanya rasa aman bagi anak-anak dan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua.

 

"Kami sangat berharap adanya sinergi antara orang tua, guru dan masyarakat dalam hal pengembangan karakter. Selain itu diperlukan penyamaan persepsi dalam mendidik anak supaya berkarakter lebih bagus, kecerdasan emosional dan spiritual lebih stabil. Anak diajarkan untuk lebih waspada menjaga diri, tidak mudah terpengaruh, perlu penguatan iman dan dibatasi dalam mengakses situs media informasi yang tidak sesuai dengan perkembangannya," papar Prof. Kadim. (GP/paman.gobel)


Tags: mim unggulan, muhammadiyah, gorontalo
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website